< Macam-macam Air dan Pembagiannya | ThoharohUstadz Kembar

USTADKEMBAR.COM

TRAVEL KEMBAR TOUR HAJI & UMROH MURAH

JMS Support Online

cs1 082334444445
cs2 082334444445
ustadkembar@gmail.com

Social Network

Instagram

Login Form

 

اللّهُمَّ لَبَيْكَ لَبَيْكَ لاشَرِيْكَ لَكَ لَبَيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ لَكْ وَالْمُلْكَ لاشَرِيْكَ لَكْ

Macam-macam air dan pembagiannya.
 
1. Air yang suci dan mensucikan.
 
Air ini ialah air yang boleh diminum dan dipake untuk menyucikan(membersihkan) benda yang lain. Yaitu air yang yang masih murni yang jatuh dari langit atau terbit dari bumi dan masih tetap belum berubah keadaannya, seperti; air hujan air laut, air sumur, air es yang sudah hancur kembali, air embun, dan air yang keluar dari mata air. Allah berfirma Al-Anfal :11: “Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu.
 
Perubahan air yang tidak menghilangkan keadaan atau sifatnya’suci menyucikan’. Walaupun perubahan itu terjadi salah satu dari semua sifatnya yang tiga(warna,rasa dan baunya) adalah sebagai berikut:
 
   1. Berubah karena tempatnya, seperti air yang tergenang atau mengalir di batu belerang.
   2. Berubah karena lama tersimpan, seperti air kolam.
   3. Berubah karena sesuatu yang terjadi padanya, seperti berubah karena ikan atau kiambang.
   4. Berubah karena tanah yang suci, begitu juga berubah yang sukar memeliharanya misalnya berubah karena daun-daunan yang jatuh dari poho-pohon yang berdekatan dengan sumur atau tempat-tempat air yang lainnya.
 
2. Air suci tetapi tidak menyucikan
 
Zatnya suci tetapi tidak sah dipakai untuk menyucikan sesuatu. Yang termasuk dalam kategori ini ada tiga macam air :
 
a. air yang telah berubah salah satu sifatnya karena bercampur dengan sesuatu benda yang suci, selain dari perubahan yang tersebut di atas seperti air teh, air kopi, dan sebagainya.
 
b. Air sedikit kurang dari dua kulah (tempatnya persegi panjang yang mana panjangnya, lebarnya,dalamnya 1 1/4 hasta.kalau tempatnya bundar maka garis tengahnya 1 hasta, dalam 2 ¼ hasta, dan keliling 3 1/7hasta.) sudah terpakai untuk menghilangkan hadas atau menghilangkan hukum najis. Sedangkan air itu tidak berubah sifatnya dan tidak pula bertambah timbangannya.
 
c. Air pohon-pohonan atau air buah-buahan, seperti air yang keluar dari tekukan pohon kayu(air nira), air kelapa dan sebagainya.
 
3. Air yang bernajis
 
Air yang termasuk bagian ini ada dua macam :
 
a. Sudah berubah salah satu sifatnya oleh najis. Air ini tidak boleh dipakai lagi, baik airnya sedikit atau banyak , sebab hukumnya seperti najis.
 
b. Air bernajis tetapi tidak berubah salah satu sifatnya. Air ini kalau sedikit- berarti urang dari dua kulah –tidak boleh dipakai lagi, bahkan hukumnya sama dengan najis. Kalau air itu banyak berarti dua kulah atau lebih, hukumnya tetap suci dan menyucikan. Rasulullah bersabda Saw : Air itu tidak dinajisi sesuatu, kecuali apbila berubah rasa, wana atau baunya.”(Riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi). Dalam hadist lain Rasul Saw: ‘Apabila air cukup dua kulah, tidaklah dinajisi oleh sesuatu apapun.(Riwayat oleh lima ahli hadist)
 
4. Air yang makruh
 
Yaitu air yang terjemur oleh matahari dalam bejana selain bejana emas atau perak. Air ini makruh dipakai untuk badan. Tetapi tidak makruh untuk pakaian; kecuali air yang terjemur di tanah, seperi air sawah, air kolam, dan tempattempat yang bukan bejana yang mungkin berkarat.. Sabda Rasulullah Saw. Dari Aisyah .Sesungguhnya ia telah memanaskan air pada cahaya matahari. Maka Rasulullah Saw. Berkata kepadanya , ‘Jangan engkau berbuat demikian, ya Aisyah. Sesungguhnya air yang dijemur itu akan menimbulkan sopak.”(Riwayat Baihaqi)

Who Online

We have 71 guests and no members online

GTranslate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Filtered News

Benda-benda termasuk Najis
Tuesday, 04 March 2014
Benda-benda yang termasuk najis.       1.Bangkai binatang darat yang berdarah selain dari mayat manusia.   Adapun binatang laut... Read More...
Pembagian Najis dan Cara Mencucinya
Tuesday, 04 March 2014
Pembagian Najis dan cara mencucinya.   Najis mugallazah (tebal), yaitu najis anjing. Benda yang terkena najis ini hendaklah dibasuh tujuh kali,... Read More...

FW Gallery Fancy Slideshow

Social Network 2

CoalaWeb Traffic

Today132
Yesterday534
This week336354
This month8776
Total336354

Visitor Info

  • IP: 54.80.247.119
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown

Who Is Online

9
Online

Tuesday, 19 June 2018 06:26
Powered by CoalaWeb