Ciri Haji yang mabrur wa maqbul :
 
Tercermin dari akhlak dan prilaku kesehariannya. Ibadahnya semakin bagus.
Semangat dan belajar untuk memahami Islamnya semakin meningkat.
Tidak peduli dia mau dipanggil atau tidaknya sebutan bapak atau ibu haji.
Dia berhaji ikhlas semata karena Allah dan biarlah yang Allah yang menilaianya.
Hanya harapan pahala dan ampunan Allah dan ridloNya. Abu khurairoh ra mengatakan bahwa Tasulullah relah bersabda : ” Dari umroh ke umroh adalah penghapus dosa diantara keduanya. Dan haji mabrur, tiada balasannya kecuali jannah (surga)” (HR Bukhiri dan Muslim).
Ciri Haji mardud :
 
Tercermin dari akhlak dan prilaku kesehariannya semakin kurang baik atau tidak ada perubahan dalam akhlak yang madzmumahnya(jelek). Ibadahnya semakin turun atau tidak pernah sekali.
Tidak ada Semangat dan belajar untuk memahami Islamnya .
Sangat berharap  sebutan bapak atau ibu haji setelah pulang ke ranah airnya.
Dia berhaji tidak ikhlas semata karena Allah dan ingin mendapat pujian orang yang menilainya.
Dia merasa sedih bila tak punya gelar haji, dan merasa sombong akan kemampuannya pergi ke tanah suci