Rukun ini mempunyai kewajiban-kewajiban dan sunah-sunah serta adab-adab yang menyempurnakan pelaksanaannya, yaitu :
A. Kewajiban wuquf 
1. Hadir di arafah pada hari kesembilan dzulhijjah setelah tergelincirnya matahari hingga terbenam.
2. Bermalam di Mud\zdalifah setelah bertolakdari arafah pada malam kesepuluh dzulhijah.
3. Melontar jumrah Aqabah pada hari naha (10 Dzulhijjah)
4. Mencukur atau memendekan rambut kepala setelah melontar jumroh aqobah pada hari nahar.
5. Bermalam di Mina tiga malam, yaitu : malam kesebelas, keduabelas dan ketigabelas, atau dua malam bagi yang terburu-buru, yaitu malam kesebelas dan kedua belas.
6. Melontar ketiga jumroh setelah tergelincirnya matahari setiap hari selama hari-hari tasyriq, yang tiga itu, atau yang dua hari tersebut.
Catatan :
Dalil-dalil kewajiban-kewajiban tersebut adalah perbuatan Nabi saw yang mana beliau telah menegaskan dalam sabdanya,
“Hendaklah kalian mengikutiku dalam melaksanakan manasik kalian”.(HR.Muslim [1297])
“Berhajilah kalian sebagaimana kalian melihatku berhaji.”(ash-shahih)
“Berdirilah kalian mensya’irkan kalian, karena sesungguhnya kalian berada di atas salah satu jejak bapak kalian, Ibrahim.”(HR. At-Tirmidzi [883] dan dihasankannya)